menapaki ruang hampa
terlalu berat merangkak
diantara angkuhnya hutan mal
disela anak tikus yang mengais sisa sahur
ingin berjalan
mengarah pada ruang hampa
yang hilangkan beban jiwa
saatnya berlari
tinggalkan mimpi
:tuju kemapanan
[ 051016 : 14.30 ]
:: berpindah ke ruang http://timpakul.hijaubiru.org/
menapaki ruang hampa
terlalu berat merangkak
diantara angkuhnya hutan mal
disela anak tikus yang mengais sisa sahur
ingin berjalan
mengarah pada ruang hampa
yang hilangkan beban jiwa
saatnya berlari
tinggalkan mimpi
:tuju kemapanan
[ 051016 : 14.30 ]
:: berpindah ke ruang http://timpakul.hijaubiru.org/
negeri yang selalu lupa
[1]
percik air giram bahau
hadirkan dahaga keterasingan
jerit gagak hitam
suarakan teriak kepasrahan
ukiran pelangi sore ini
gores harap buah perjuangan
[2]
kami bangga akan tetes keringat dan darah
yang kami persembahkan tuk negri ini
desing peluru tak lagi ciutkan jiwa
agar seutas kain merah dan putih itu tetap di dada kami
[3]
hutan lumbung kehidupan-ku
sungai air susu-ku
tak-ku hanya bagi kehormatan-mu
[4]
dingin tulang ini
tak sedingin nasionalisme ini
lapar perut ini
tak selapar negeri ini
tuli telinga ini
tak setuli pemimpin bangsa ini
[5]
tarian perang telah lama tidak tertarikan
kilat mandau tak lagi bersimbah darah
ujung pena belum jadi cita
[6]
datang
menjejak
orgasme
pergi
[7]
kami selalu cinta negeri ini
walau jiran susu kami
kami selalu bangga negeri ini
walau kami harus merangkak
kami selalu bela negeri ini
walau tak ada sekolah tuk kami
[8]
alango
kampung pejuang
di negeri yang selalu lupa
[050930]
:: catatan kecil di kampung yang dilupakan
30 Oktober 2005
16 Oktober 2005
16 Oktober 2005